Mencapai Kebahagiaan
Kebahagiaan adalah sesuatu yang diimpikan oleh setiap insan. Adakah ianya seorang yang beriman atau pun tidak beriman kebahagiaan adalah suatu matlamat hidup dan suatu yang amat diharapkan oleh setiap insan. Terkadang maruah dan perabadi hatta aqidah tergadai demi mencapai apa yang dikatakan kebahagian.Tidak ada manusia yang tidak mahu kepada kebahagian, apalagi sebagai seorang yang beriman kita mengharapkan kebahagian dunia dan akhirat dengan doa yang sentiasa kita panjatkan kehadrat Allah SWT..
Berbahagialah anda yang memiliki sifat-sifat seperti di bawah, sama-sama kerahkan sepenuh tenaga untuk mendapatkannya.
;">beriman
sesungguhnya kepada Allah SWT dan diiringkan dengan
amal soleh pasti insan akan mendapat kebahagiaan yang hakiki dunia dan akhirat. Fiman Allah SWT:-
"Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (Al Baqarah : 62)
وَبَشِّرِ الَّذِين آمَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ كُلَّمَا رُزِقُواْ مِنْهَا مِن ثَمَرَةٍ رِّزْقاً قَالُواْ هَـذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِن قَبْلُ وَأُتُواْ بِهِ مُتَشَابِهاً وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
"Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan. "(Yunus :12)
Bahagia dalam perjuangan bukan kerana telah mencapai kemenangan. Namun kerana telah berjuang dalam kelompok yang benar-benar memperjuangkan Al Quran dan Sunnah Rasul. Jika bahagia mereka yang berjuangan dengan idealogi yang salah tentunya pada zahirnya sahaja. Hakikatnya dia sedang berdepan dengan tanggungjawab dan persoalan yang akan dijawab kelak dihadapan Allah SWT. Sesungguhnya kemenangan itu hanya dari Allah SWT:-
"(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar." (An Nisaa' : 13)
Semuga kita semua berbahagia....Berbahgialah....


